Rabu, 26 November 2014

iklan jasa bengkel



SURYA  MOTOR
Bengkel Surya Motor melayani :
1.     Servis motor
2.     Ganti oli
3.     Ganti sperpart
4.     Tambal ban
5.     Dll

Bengkel kami berada di jln magelang-semarang. Tepatnya di pertigaan kalibening dusun gembongan desa payman kecamatan secang kabupaten magelang.
Kami menerima servis panggilan jika berada di sekitar daerah kami tersebut.
Silahkan Hubungi : 02933215518.

Terima kasih.. semoga layanan kami bisa memuaskan anda J J

Minggu, 23 November 2014

KEBERSAMAAN BERSAMA TEMAN-TEMAN...!!!

KEBERSAMAAN BERSAMA TEMAN-TEMAN...!!!










Sejarah Stasiun Payaman

  Sejarah Stasiun Payaman


Stasiun Payaman (PYM) adalah stasiun kereta api nonaktif yang berada di Payaman, Secang, Magelang. Stasiun ini terletak di Daerah Operasi VI Yogyakarta. Letak stasiun tidak jauh dari Pasar Payaman.
Stasiun ini dibangun oleh Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1898 menghubungkan Kota Yogyakarta dengan MagelangSecang, dan Kedungjati. Namun jalur ini ditutup pada tahun 1976 karena prasarana yang sudah sangat tua dan juga karena kalah bersaing dengan moda transportasi lainya seperti bus atau kendaraan pribadi.
Sejak ditutup jalur ini, jalurnya mangkrak dan tak pernah dipakai lagi. Stasiun ini pun kini menjadi sebuah rumah warga; yang terikat oleh kontrak terhadap PT Kereta Api Indonesia. Stasiun Payaman dahulu mempunyai dua jalur kereta api dan satu sepur badug.

Minggu, 09 November 2014

7 Manfaat Blog Untuk Pelajar

7 Manfaat Blog untuk Pelajar



    Dunia sangat cepat berubah. Kita memasuki era cyber yang mesti disikapi dengan bijak. Bagi para pelajar, internet sudah menjadi kebutuhan. Bahkan banyak waktu digunakan tiap hari hanya untuk online. Salah satu tujuan netter untuk online adalah nge-blog.
Pelajar saat ini, sebagai generasi penerus bangsa ditantang untuk mampu memilih yang terbaik untuk dirinya. Pelajar yang menggunakan waktu luangnya untuk blogging, dapat banyak manfaat. Berikut tujuh manfaat blog untuk pelajar


  1. Memperkaya metode belajar. Bisa jadi guru dan mata pelajaran menyenangkan. Namun situasi di kelas, dan buku bikin sumpek. Tentu bahwa sajian mata pelajaran dari guru serta membaca buku itu wajib. Namun membuat resume hasil pelajaran itu mampu membuat pelajaran tersebut lebih permanen dalam memori. Sehingga sajian mata pelajaran+buku+menulis resume membuat metode belajar lebih efektif. Dan yang pasti bahwa, ketika menulis resume pelajaran, tidak dilakukan dikelas. Tapi saat online atau istirahat. Sehingga bisa memperkaya metode belajar
  2. Melatih keterampilan menulis.  Menulis adalah sebuah aktifitas intelektual, dimana gagasan-gagasan yang tersebar, bisa disistematiskan dan berbentuk narasi. Sehingga makna bisa ditransfer dari penulis ke pembaca. Banyak orang yang kurang terampil menulis. Hal itu disebabkan karena tidak terbiasa menulis. Bagi blogger, menulis adalah hal yang wajib. Tidak perlu kecerdasan tinggi untuk bisa terampil menulis. Yang dibutuhkan hanyalah semangat dan latihan. Dengan demikian, seorang pelajar yang nge-blog bisa mengasah keterampilannya menulis sedari dini. Bisa dibayangkan beberapa tahun kedepan. Tentu akan semakin tajam :)
  3. Internet Positif. Pelajar sebagai remaja, penuh rasa ingin tahu dan ingin mencoba. Internet menyediakan segalanya. Jika online untuk hal-hal tidak perlu, tentu sama saja membuang masa muda. Bukankah masa muda tidak datang dua kali ?. Apalagi jika membuka situs situs tertentu. Nah, menjadi blogger berarti pelajar harus berusaha mengupdate blognya. Ia akan fokus mengelola blognya dan mencari bahan yang relevan untuk konten blognya
  4. Media aktualisasi diri. Secara fitrawi, manusia selalu ingin dikenal. Apalagi para remaja. Coba saja lihat, banyak orang menulis namanya ditempat umum bahkan WC. Atau mencoret-coret tembok. Pada dasarnya hasrat aktualisasi dirinya yang tidak tersalur. Bayangkan kalau seseorang memperkenalkan dirinya melalui tulisannya diblog? Seorang pelajar tidak mesti menulis namanya di tembok atau meja kelas. Cukup memberi alamat blognya. Ia sudah mampu mengaktualisasikan dirinya bukan pada orang yang duduk dimeja. Atau orang yang baca tulisan ditembok sambil menyumpahi. Tapi melalui dunia maya yang luas dan positif
  5. Memperluas pergaulan. Dizaman pra cyber, pergaulan remaja terbatas. Paling, dengan tetangga atau dekat rumahnya. Jadi sifatnya sektoral. Sekarang, di zaman cyber pergaulan semakin luas menembus jarak. Modelnya, lebih pada hobi. Misalnya anak motor, anak band, anak pecinta alam dan seterusnya. Tentu blogger punya komunitas. Seorang pelajar yang menjadi blogger, akan berpeluang besar bergaul sesama blogger senusantara. Dengan itu ia punya lebih banyak teman dan bisa berbagi pengetahuan
  6. Penyaluran hobi.  Bagi pelajar yang suka produk teknologi, ia bisa menyalurkan hobinya dengan membaca dan menulis tentang produk teknologi tersebut. Apakah itu software atau hardware. Ia bisa membuat blog yang bertema sesuai hobinya.
  7. Belajar mandiri. Jika beruntung, space iklan yang terisi pada blog dapat menghasilkan rupiah atau dollar. Tentu bisa mengurangi beban orang tua. Bayangkan, hanya duduk online di warkop bisa menghasilkan rupiah. Tanpa harus mengambil hak orang lain, tanpa harus mengemis dan tanpa harus bekerja keras. 

Minggu, 21 September 2014

Kota Magelang

KOTA MAGELANG

   Kota Magelang terdapat di provinsi Jawa Tengah. Magelang terdapat beberapa wisata-wisata alam seperti : air terjun sekar langit , puncak ketep pass , candi borobudur , dsb. Di Magelang juga terdapat museum pahlawan seperti : Museum Pangeran Diponegoro , Museum Ahmad Yani.
   Walaupun Kota Magelang hanya terlihat kecil tapi suasananya masih asri.Banyak pepohonan di pinggir jalan raya. Oleh sebab itu Kota Magelang Dijuluki Kota Sejuta Bunga.
   Bentuk Kota Magelang itu sepeti mangkuk. Karena di sekitar pinggiran kabupaten Magelang terdapat dataran tinggi.

Minggu, 31 Agustus 2014

kasus perubahan sosial

 PERUBAHAN SOSIAL..
Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang terjadi pada suatu masyarakat yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk nilai, sikap-sikap sosial, dan pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Perubahan ini dapat menghasilkan budaya dan pola perilaku baru dalam masyarakat itu sendiri. Perubahan sosial dapat menjadi sebuah  tolak ukur kondisi psikologis dalam kehidupan masyarakat. Bagaimana cara masyarakat menyikapi perubahan tersebut, dan apa saja hasil dari perubahan serta dampak langsung bagi proses sosial suatu masyarakat. Salah satu dampak dari perubahan sosial adalah kenakalan remaja. 
       Di Indonesia sendiri, banyak kasus yang melibatkan kenakalan remaja seperti tawuran, narkoba dan miras. Berbagai kasus tersebut dapat kita cermati sebagai proses seorang remaja menyikapi perubahan yang ada. Mengapa demikian ? struktur dan pola pengajaran serta pemikiran remaja sekarang berbeda dengan dahulu. Remaja sekarang cenderung bebas mengeksploitasi dan berfikir dewasa melebihi usianya. Salah satu kasus yang saya ungkap berikut ini adalah Remaja yang terjerat "aroma" miras. Berikut petikan beritanya.

Satpol PP Tangkap Siswa SMP sedang Pesta Miras

Jum'at, 26 Oktober 2012
Metrotvnews.com, Nganjuk: Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (25/10), menangkap siswa SMP yang tengah pesta minuman keras (miras). Aksi terjadi usai pulang sekolah.

Dalam penggerebekan itu, seorang siswa tertangkap dalam keadaan telanjang dada. Ia tertangkap karena terperangkap di dalam ruangan. 

Sementara tiga siswa lainnya berhasil kabur. Satu di antaranya adalah seorang siswi. Mereka kepergok ketika sedang menenggak miras di Gedung Juang. 

Menurut warga, aksi pesta miras di gedung juang itu sudah sering dilakukan para pelajar SMP maupun pelajar SMA usai pulang sekolah. 


Dalam berita tersebut, kita dapat ambil refleksi diantaranya :

Jenis Kasus

Kenakalan Remaja

Latar Belakang Kasus

Kasus penangkapan remaja pelaku miras terjadi pada Kamis (25/10), oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP, Nganjuk). Para pelaku miras tersebut adalah para remaja SMP. Remaja tersebut memanfaatkan waktu pulang sekolah untuk melakukan "aksi"nya tersebut dan memanfaatkan lokasi gedung juang. Dari berita diatas, didapatkan bahwa pesta miras tersebut sudah sering terjadi. Hal ini mengindikasikan bahwa hal ini bukanlah satu kali terjadi melainkan berulang-ulang. Remaja sangat rentan sekali mengalami masalah psikososial, yakni masalah psikis atau kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan sosial. Kasus diatas adalah salah satu contohnya. Perubahan sosial dan lingkungan yang tidak menyadari "berat" masalah ini membuat remaja menjadikan hal tersebut sebagai kesenangan dan kewajaran bagi usianya. Pengaruh budaya dan perhatian menjadi peran sentral dalam jiwa remaja. 

Penyelesaian

Dalam kasus diatas, satpol PP berhasil menangkap seorang siswa yang terjebak didalam ruangan, sementara tiga siswa lainnya melarikan diri. Kasus diatas tidak akan menemui titik penyelesaian tanpa adanya tanggapan serius dari masyarakat dan pemerintah.

Analisa Dampak Perubahan Sosial Terhadap Kenakalan Remaja

         Seperti disebutkan diatas, perubahan sosial dapat diartikan sebagai perubahan struktur dan pola kehidupan masyarakat yang berkaitan dengan nilai, norma, adat, budaya dan perilaku. Kenakalan remaja merupakan bukti bahwa adanya perubahan dalam tata nilai dan norma yang ada dalam masyarakat. Nilai dan norma seakan tidak dijadikan pegangan dan terlepas begitu saja seiring dengan perkembangan jaman. Remaja identik dengan pribadi yang serba instant dan dalam fase "percarian jati diri". Oleh karena itu, setiap hal yang hinggap dari jiwa seorang remaja akan dianggap sebagai sesuatu yang baru dan perlu tindak lanjut. Tindak lanjut dari perbuatan remaja dapat menghasilkan perilaku positif dan negatif. Perilaku positif yang dihasilkan perubahan sosial bagi seorang remaja diantaranya Pribadi yang kreatif dan kritis, sedangkan dampak negatifnya sendiri yaitu berupa kenakalan dan jiwa tidak tentu arah. 

        Masa remaja sangat rentan sekali mengalami masalah psikososial, yakni masalah psikis atau kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan sosial. Minuman keras pada remaja bukanlah sesuatu yang datang dengan begitu saja, namun melalui proses. Proses itulah yang terjadi dalam perubahan. Perubahan sosial yang mempengaruhi kasus ini diataranya, Masuknya budaya luar, sikap masyarakat yang tidak kritis, remaja yang cenderung bersikap berdasarkan nalar, kurangnya norma yang diterapkan, dan pendidikan yang tidak intensif.
        Perubahan bukanlah penyebab tetapi hasil. Maka dari itu, kita harus menyikapi setiap perubahan dalam masyarakat secara positif.